Menu

Mode Gelap

Bisnis · 8 Nov 2023 05:36 WIB ·

4 Barang Impor di Bawah Rp1,5 Juta yang Tetap Bisa Ditemukan di E-Commerce


 Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki (Foto: Istimewa) Perbesar

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki (Foto: Istimewa)

Berita Website — Pemerintah telah menetapkan empat kategori barang impor lewat skema cross border yang masih boleh dijual di e-commerce harus di bawah US$100 dolar atau Rp1,5 juta.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan keempat kategori barang itu adalah buku, film, musik, dan software.

“Setelah mendengar masukan dari berbagai pihak, hari ini pemerintah telah menetapkan positive list produk yang boleh diperdagangkan lintas negara melalui crossborder online meski dengan harga di bawah US$100 dollar AS. Ada empat kategori yaitu buku, film, musik, dan software,” katanya kepada awak media, Rabu (1/11).

Teten mengatakan positive list diputuskan dalam rakortas pengetatan arus masuk barang impor dan pembahasan tata niaga impor yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia menjelaskan pengecualian terhadap empat kategori barang itu sejalan dengan upaya mencegah banjir produk impor dan melindungi produk lokal sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

“Di luar positive list, tetap berlaku larangan impor barang dengan harga di bawah US$100 dolar per unit melalui cross border e-commerce,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Airlangga mengatakan pemerintah juga akan memperkuat arus masuk barang impor dengan merevisi Permendag Nomor 25 Tahun 2022 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor di mana tata niaga impor diubah dari post border menjadi border untuk delapan komoditas.

Delapan komoditas itu yakni tas, elektronik, obat tradisional dan suplemen kesehatan, kosmetik, barang tekstil sudah jadi lainnya, mainan anak, alas kaki, dan pakaian jadi.

“Perubahan post-border menjadi border dimasukkan dalam perubahan Tata Niaga Impor di Permendag 25 Tahun 2022,” ungkap Airlangga dalam keterangan resminya kepada awak media, Rabu (1/11). (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tips Langkah Demi Langkah Memilih Rekan untuk Implementasi Sistem Teknologi Informatika

18 February 2024 - 09:57 WIB

Imlek 2024, Ini Pesan Damai Pemilu 2024

10 February 2024 - 13:21 WIB

Pemilu 2024, Empat Anggota Polres Banggai Jalan Kaki Tiga Hari Kawal Logistik ke Pelosok Pagimana

9 February 2024 - 03:31 WIB

Sepanjang 2023, UI Jalin 595 Kerja Sama dengan 370 Perguruan Tinggi Terbaik di Dunia

8 January 2024 - 04:30 WIB

Pasca 2 Bulan Beroperasi, Kereta Cepat Whoosh Tembus 1 Juta Penumpang

28 December 2023 - 07:59 WIB

3 Jenis Buah yang Tidak Cocok untuk Diet, Bisa Buat Berat Badan Naik

20 December 2023 - 03:37 WIB

Trending di Headline