Menu

Mode Gelap

Lifestyle · 28 Nov 2023 12:39 WIB ·

BPOM Rilis 5 Produk Kosmetik Berisiko Kanker Kulit yang Mendominasi Penjualan Online


 BPOM Ungkap 5 Kosmetik Berisiko Kanker Kulit, Paling Banyak Dijual Online! (Foto: Istimewa) Perbesar

BPOM Ungkap 5 Kosmetik Berisiko Kanker Kulit, Paling Banyak Dijual Online! (Foto: Istimewa)

Berita Website – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) mengungkap lima jenis kosmetik ilegal yang paling banyak beredar di lapak online sepanjang 2023. Adapun lima jenis kosmetik tersebut dilaporkan mengandung bahan yang bisa memicu kanker kulit.

Hasil patroli siber BPOM RI di marketplace periode Januari hingga September 2023 menemukan 1.447 link penjualan kosmetik HB Dosting. Menjadi produk terbanyak kelima dari sisi pemasaran. Bahayanya tak main-main, kosmetik HB Dosting memiliki bahan terlarang seperti hidrokuinon dan steroid.

Produk terbanyak keempat yang dijual di marketplace adalah Tati Skincare. Ada 1.791 link penjualan yang dilaporkan BPOM RI. Bukan cuma satu bahan, tetapi Tati Skincare memiliki tiga zat terlarang sekaligus dalam produknya seperti merkuri, hidrokuinon, dan tretinoin.

Penjualan yang lebih tinggi atau ketiga terbesar terkait kosmetik ilegal pada marketplace selanjutnya yakni Tabita Skincare. Dijual tanpa izin edar, bahkan produsen sengaja mencampurkan kandungan merkuri dan hidrokuinon pada produk mereka, agar efeknya bisa terjadi secara instan.

Terbanyak kedua dilaporkan BPOM RI merupakan krim diamond. Penjualannya bahkan mencapai 6.986 link di marketplace.

Tidak jauh berbeda seperti produk sebelumnya, bahan utama mereka lagi-lagi adalah merkuri. Sementara posisi pertama ditempati krim HN, ada 8.116 link penjualan, produk mereka dijual dengan kandungan merkuri di dalamnya, termasuk ilegal karena tanpa izin edar.

“Sayangnya, bertumbuhnya pembelian kosmetik secara online juga diikuti dengan tumbuhnya akun yang menjual kosmetik ilegal tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya atau dilarang,” sorot BPOM RI dalam keterangan resminya, Senin (27/11/20203).

“Merespons fenomena tersebut, BPOM secara rutin melakukan pengawasan di dunia digital untuk mengatasi peredaran kosmetik ilegal di marketplace,” pungkasnya. (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Mengenal Sosok Detektif Jessica, Dari Kasus Perselingkuhan Hingga Pencarian Orang

8 May 2024 - 07:23 WIB

Usia Terlalu Muda Atau Terlalu Tua Salah Satu Penyebab Risiko Kehamilan Tinggi

19 April 2024 - 11:06 WIB

Peran Terapi Okupasi Dalam Wujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

5 April 2024 - 07:52 WIB

Berikut Daftar Negara yang Dianggap Berbahaya untuk Dikunjungi di Tahun 2024

20 December 2023 - 08:07 WIB

Minuman Kolagen Sering Dikritik, Dokter Ungkap Kandungan yang Terbukti Maksimal untuk Merawat Kulit

20 December 2023 - 04:49 WIB

3 Jenis Buah yang Tidak Cocok untuk Diet, Bisa Buat Berat Badan Naik

20 December 2023 - 03:37 WIB

Trending di Headline