Menu

Mode Gelap

Lifestyle · 30 Nov 2023 16:55 WIB ·

BPOM Ungkap Kosmetik Pemicu Kanker yang Beredar Online, Kenali Ciri-ciri Produk Ilegal


 BPOM RI baru-baru ini melaporkan hasil patroli siber kosmetik ilegal di marketplace. (Foto: Istimewa) Perbesar

BPOM RI baru-baru ini melaporkan hasil patroli siber kosmetik ilegal di marketplace. (Foto: Istimewa)

Berita Website – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) baru-baru ini melaporkan hasil patroli siber kosmetik ilegal di marketplace. Ditemukan lebih dari 10 ribu link kosmetik dengan bahan terlarang dijual bebas di lapak online.

Pasalnya, beberapa kosmetik bahkan tidak hanya memberikan satu kandungan terlarang dalam produknya, melainkan tiga bahan sekaligus. Bagaimana sebetulnya mengidentifikasi kosmetik ilegal?

Ada dua cara yang bisa dilakukan menurut BPOM RI salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi mereka yang bisa diunduh di Google Playstore maupun Appstore.

Masyarakat bisa melakukan scan 2D Barcode/QR Code produk tersebut dengan mengklik menu scan produk di aplikasi BPOM Mobile. Nantinya, terlihat informasi yang menunjukkan apakah produk kosmetik tersebut sudah terdaftar.

Langkah kedua, masyarakat bisa melihat legalitas produk kosmetik dengan memasukkan nomor notifikasi pada menu ‘CEK nomor izin edar (NIE)’.

“Produk kosmetik yang sudah ternotifikasi di BPOM memiliki kode nomor notifikasi NA/NB/NC/NE ditambah 11 digit angka,” terang BPOM dalam keterangan resminya, Kamis (30/11/2023).

“Lapor HALOBPOM jika menemukan produk kosmetik tanpa nomor notifikasi produk,” sambung dia.

BPOM meminta warga untuk selalu mengecek kemasan, label, izin edar, juga kedaluwarsa sebelum membeli produk. Hal yang sama sempat diutarakan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Reri Indriani.

“Misalnya mulai dari cek KLIK, memastikan bahwa tidak ada klaim berlebihan, waspadai efek samping, kalau produknya dari awal kemasannya burem-burem, kotaknya penyok, harus aware, biar jadi masyarakat yang cerdas,” pesan dia, beberapa waktu lalu.

Reri sekaligus mengingatkan produk kosmetik ilegal yang berisiko memicu kanker biasanya memberikan efek instan. Masyarakat perlu waspada jika mengalami efek tersebut lantaran risikonya muncul dalam jangka waktu panjang, meski awalnya kulit terasa mulus.\

1. Krim HN: 1 Kandungan Berbahaya

Krim HN menjadi kosmetik ilegal terbanyak yang ditemukan di marketplace. Produk ini memiliki kandungan berbahaya yaitu merkuri, ada 8.116 link penjualan yang diidentifikasi BPOM RI.

2. Krim Diamond: 1 Kandungan Berbahaya

Kosmetik Diamond adalah krim wajah berwarna kuning, peredarannya juga termasuk ilegal lantaran bahan yang digunakan juga berisiko memicu kanker kulit. Produk mereka sudah tersebar di 6.986 penjualan di marketplace.

3. Tabita Skincare: 2 Kandungan Berbahaya

Tabita Skincare dilaporkan BPOM RI positif mengandung merkuri dan hidrokuinon. Link penjualan produknya di lapak online juga relatif banyak yakni 3.778.

4. Tati Skincare: 3 Kandungan Berbahaya

Tati Skincare bahkan memiliki tiga kandungan berbahaya sekaligus yang mengganggu kesehatan kulit, yakni merkuri, hidrokuinon, dan tretinoin. Produknya ditemukan memiliki link penjualan sebanyak 1.791 tautan.

5. HB Dosting: 2 Kandungan Berbahaya

Dari hasil patroli siber BPOM menemukan 1.447 link penjualan kosmetik HB Dosting. Selain tidak memiliki izin edar, produk hand and body lotion dosis tinggi ini mengandung bahan berbahaya yakni hidrokuinon dan steroid.

Itulah ciri kosmetik berbahaya menurut BPOM. Kenali ciri-cirinya dan hindari pemakaiannya. (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Berikut Daftar Negara yang Dianggap Berbahaya untuk Dikunjungi di Tahun 2024

20 December 2023 - 08:07 WIB

Minuman Kolagen Sering Dikritik, Dokter Ungkap Kandungan yang Terbukti Maksimal untuk Merawat Kulit

20 December 2023 - 04:49 WIB

3 Jenis Buah yang Tidak Cocok untuk Diet, Bisa Buat Berat Badan Naik

20 December 2023 - 03:37 WIB

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Masyarakat Diimbau untuk Melengkapi Dosis Vaksinasi Covid-19

20 December 2023 - 03:21 WIB

Covid-19 Kembali Meningkat, Kapan Sebaiknya Swab Jika Mengalami Batuk?

15 December 2023 - 16:48 WIB

Inilah 5 Tips Penting bagi Orangtua untuk Memenuhi Hak Anak Tumbuh Maksimal

15 December 2023 - 16:38 WIB

Trending di Lifestyle