Menu

Mode Gelap

Bisnis · 13 Oct 2023 11:54 WIB ·

Menghadapi Lonjakan Harga Beras, Pedagang Warteg Kurangi Porsi Nasi


 Pedagang Warteg Adaptasi Lonjakan Harga Beras (Foto: Istimewa) Perbesar

Pedagang Warteg Adaptasi Lonjakan Harga Beras (Foto: Istimewa)

Berita Website Para pedagang warteg tengah menyiapkan strategi untuk merespon, harga rata-rata nasional beras medium pada periode 6 – 13 Oktober 2023 sebesar Rp 13.530 per kilogram.

Ketua Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni mengatakan, para pedagang Warteg menyiasati kenaikan tersebut dengan sejumlah alternatif. Di antaranya, menyesuaikan harga menu akibat dari kenaikan harga beras.

“Ini bisa berarti menaikkan harga makanan yang menggunakan beras sebagai bahan utama,” ujar Mukroni saat dihubungi, Jumat (13/10/2023).

Selain itu, pedagang warteg juga akan mengurangi mengurangi porsi atau jumlah bahan beras yang digunakan dalam hidangan mereka atau mencari alternatif sumber karbohidrat seperti kentang, singkong, atau jagung untuk mengurangi ketergantungan pada beras.

“Pedagang Warteg juga perlu berkomunikasi dengan pelanggan tentang perubahan harga dan pilihan menu yang tersedia,” kata Mukroni.

Pilihan lain, Pedagang Warteg akan mencari sumber beras yang lebih terjangkau atau berkolaborasi dengan pemasok untuk mendapatkan harga yang lebih baik. Dan memastikan penggunaan beras yang lebih efisien dalam setiap hidangan bisa membantu mengurangi dampak dari kenaikan harga.

“Misalnya, mengukur porsi beras dengan lebih teliti dan meminimalkan pemborosan,” ucap Mukroni.

Pedagang Warteg juga akan mencoba menu-menu baru yang lebih ekonomis dengan bahan-bahan yang lebih terjangkau atau menciptakan hidangan khusus dengan bahan pengganti beras bisa menjadi solusi kreatif.

“Warteg perlu terus memantau harga beras dan beradaptasi dengan perubahan pasar yang mungkin terjadi. Ini memungkinkan mereka untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai keadaan. Mengganti piring yang lebih kecil agar ada penyesuaian tempat dengan pengurangan porsi nasi karena adanya kenaikan harga beras,” imbuh Mukroni.

Sebelumnya, berdasarkan data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional, harga rata-rata nasional beras medium pada periode 6 – 13 Oktober 2023 sebesar Rp 13.530 per kilogram.

Harga rata-rata nasional beras pada 13 Oktober 2023 mencapai Rp 13.520. Naik dibandingkan harga pada 12 Oktober 2023 mencapai Rp 13.180.

Harga beras tertinggi berada di Papua mencapai Rp 22.000/kg dan terendah berada di Sulawesi Tengah Rp 11.000/kg.

Sedangkan, harga rata-rata nasional beras premium pada 6-13 Oktober 2023 mencapai Rp 15.440/kg.

Harga beras premium tertinggi berada di Papua mencapai Rp 25.000/kg dan terendah berada di Jawa Timur Rp 13.500/kg.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumpulkan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (9/10/2023).

Para menteri tersebut dikumpulkan untuk membahas stabilitas harga pangan, salah satunya beras.

Adapun yang hadir di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan PLT Mentan sekaligus Ketua Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, hingga Dirut Bulog Budi Waseso. (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polri Dinilai Sukses Amankan WWF dan Ikut Mempromosikan Produk UMKM

22 May 2024 - 12:03 WIB

Apresiasi Pelaku Usaha Atas Pengamanan World Water Forum Ke-10 di Bali

21 May 2024 - 07:22 WIB

PT Inkobridge Mengimpor Produk-produk Korean Wave yang Representatif, Soju Korea Cham K dan Minuman Korea

2 April 2024 - 05:17 WIB

Ini Dia Penceramah Agama dengan Budget Terjangkau untuk Isi Dakwah Ramadhan di Kantor

11 March 2024 - 05:39 WIB

Momen Jumat Berkah ke-118, PT Garuda Utama Persada Komitmen Berbagi Kebaikan ke Warga

8 March 2024 - 08:39 WIB

Semangat dan Kegigihan Chairul Anwar Bangun Bisnis IT untuk Menolong Masyarakat Kecil

18 December 2023 - 08:28 WIB

Trending di Bisnis