Menu

Mode Gelap

Informasiku · 8 Dec 2023 06:11 WIB ·

Satpol PP Kecamatan Palmerah Ancam Turunkan Baliho Info Publik, Warga Banyak yang Komplain


 Baliho informasi BPJS Kesehatan Perbesar

Baliho informasi BPJS Kesehatan

Berita Website – Aparat dari Satpol PP Kecamatan Palmerah Jakarta Barat kembali menzolimi warga asli Palmerah Jakarta. Banyak tindakan dari Satpol PP ini yang merugikan masyarakat, tidak adil dan selalu dapat protes warga asli.

Sebut saja, warga asli Palmerah berinisial R yang merasa tindakan Satpol PP Palmerah dinilai tidak adil. Hal itu disebabkan baliho informasi warga soal BPJS Kesehatan Klinik Pratama Yakrija warga justru dicabut Satpol PP Palmerah. Sementara, spanduk caleg/ komersil/ bisnis justru tidak ditertibkan atau dikenakan pajak.

“Kita pasang baliho soal informasi publik bukan komersil atau bisnis, ini terkait BPJS Kesehatan. Jadi BPJS Kesehatan warga nanti dikumpulkan dan diundi untuk dapat hadiah. Klinik ini memang diperuntukkan untuk warga asli Palmerah atau masyarakat kecil. Jadi tidak ada nilai komersilnya/ bisnisnya,” ujar warga asli Palmerah kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).

“Satpol PP Palmerah seenaknya mengancam ingin copot baliho kita yang ada di 7 titik. Sebelumnya kita sudah kooperatif, jika memang kena pajak, kenanya berapa? Kita ingin menanyakan apakah ada aturannya untuk baliho informasi warga,” katanya lagi.

“Kita sudah datangi Kepala/ penangggung jawab Satpol PP Kecamatan Palmerah. Tetapi maksud dan tujuan kita baik-baik, malah di-pingpong sana-sini. Kita sudah datang hari Selasa, nggak ada orangnya, Rabu kita datangi alasan rapat. Dan, kemarin hari Kamis kita datangi malah ngancem tanggung resikonya. Ini Satpol PP Kecamatan Palmerah atau preman pinjol?,” tanya koordinator warga yang selalu membela masyarakat kecil tersebut.

Menurutnya, banyak warga juga mengeluhkan buruknya komunikasi kepala atau penanggung jawab Satpol PP Palmerah yang menyebabkan Satpol PP di sana tidak disukai oleh warga asli maupun pendatang.

“Yang justru meresahkan itu banner atau spanduk caleg yang dipasang seenaknya di sembarang tempat. Dan kadang, baliho bisnis juga tidak dikenakan pajak,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Jakarta Arifin masih sulit ditemui atau dihubungi oleh awak media untuk menanggapi buruknya komunikasi jajarannya di setiap kecamatan.

 

 

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Keterangan Resmi FIF Group Terkait Perselisihan Mata Elang dengan Nasabah yang Sempat Menunggak

22 February 2024 - 11:55 WIB

Kurang Lebih 100 Personel Terlatih Serbu Perkampungan Warga

22 February 2024 - 08:06 WIB

Kodim 1715/Yahukimo Gelar Upacara Pembukaan TMMD Reguler ke-119 2024

21 February 2024 - 06:50 WIB

Sangat Meresahkan Masyarakat! Mata Elang FIF Ancam Customer Menunggak, Polri Takut Menangkap?

20 February 2024 - 08:57 WIB

Puluhan TNI Bawa Batu Serbu Kampung Warga, Ada Apa?

18 February 2024 - 08:07 WIB

Imlek 2024, Ini Pesan Damai Pemilu 2024

10 February 2024 - 13:21 WIB

Trending di Headline