Menu

Mode Gelap

Informasiku · 3 May 2023 01:09 WIB ·

Satresnarkoba Polres Jakbar Bongkar Gudang Penyimpanan Jutaan Pil Tramadol dan Heximer


 Satuan Reserse Narkoba Polres Jakbar membongkar peredaran obat terlarang. Perbesar

Satuan Reserse Narkoba Polres Jakbar membongkar peredaran obat terlarang.

BeritaWebsite – Bermula atas keresahan masyarakat dan kerap sebagai pemicu kasus tawuran di sejumlah wilayah di Jakarta Barat.

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar peredaran obat-obatan terlarang yang disimpan di sebuah gudang di Jakarta Barat.

Tak tanggung tanggung dari penggerebekan itu, polisi mengamankan jutaan pil tramadol dan heximer.

Saat dikonfirmasi kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi membenarkan adanya pengungkapan tersebut

“Ya benar, kami baru saja membongkar  peredaran jutaan obat keras ” ujar Kombes pol M Syahduddi saat dikonfirmasi, Selasa (2/5/2023).

Sementara dalam kesempatan yang sama, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Akmal mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari hasil interogasi terhadap pelaku tawuran yang ditangkap beberapa waktu lalu.

“Berawal dari hasil interogasi Kapolres Metro Jakbar Kombes M Syahduddi dan dari hasil interogasi tersebut mereka (para pelaku tawuran) mengakui menggunakan tramadol maupun heximer,” kata AKBP Akmal, Selasa (2/5/2023).

Berangkat dari hal tersebut, tepatnya pada Kamis, 13 April 2023 pukul 21.00 WIB, tim Satresnarkoba dibawah pimpinan AKP Steven Chang selaku Kanit 1 Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dan IPDA Gregorius Michael Patria Tama selaku Kasubnit 1 Unit 1 Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Barat bersama team langsung melakukan penyelidikan dan membongkar gudang yang menyimpan jutaan pil tradamadol dan heximer di wilayah Kedoya, Jakarta Barat.

“Jadi kami temukan di satu gudang di mana dikamufkase di depannya bengkel mobil, ternyata di bengkel tersebut di belakangnya ada gudang untuk menyimpan jutaan butir pil tramadol dan hneximar,” jelasnya.

Diduga kuat, gudang tersebut telah beroperasi lebih dari dua tahun. Akmal menuturkan, saat ini pihaknya masih memburu pelaku yang menyimpan jutaan pil obat-obatan terlarang tersebut.

“Jadi mereka (terduga pelaku) mendatangkan obat-obataan ini dari luar negeri, (beroperasi) dari akhir tahun 2021 sampai akhir tahun 2022,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Desa Siap Siaga, Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Ancaman Terorisme dan Radikalisme

20 June 2024 - 11:05 WIB

Asops Panglima TNI Cek Kesiapan Bantuan Kemanusiaan ke Palestina

14 June 2024 - 05:58 WIB

Dedikasi dan Berprestasi, 89 Personel Polres Jakbar Terima Penghargaan

7 June 2024 - 08:32 WIB

Rembug Bareng Warga Palmerah, Kapolres Jakbar Ajak Warga Palmerah Bersinergi Jaga Kamtibmas

7 June 2024 - 08:13 WIB

Satgas Puter Pulau Deli Temukan Kapal Pengebom Ikan Ilegal

4 June 2024 - 09:51 WIB

Menhan Prabowo Bertemu Menhan AS Lloyd Austin, Bahas Penguatan Kemitraan

2 June 2024 - 09:15 WIB

Trending di Informasiku