Menu

Mode Gelap

Lifestyle · 21 Nov 2023 09:25 WIB ·

Segini Jumlah Kopi yang Perlu Diminum Tepat untuk Meningkatkan Fokus Otak


 Kopi dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat seseorang lebih fokus. (Foto: Istimewa) Perbesar

Kopi dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat seseorang lebih fokus. (Foto: Istimewa)

Berita Website – Kopi dikenal dapat meningkatkan fungsi otak dan membuat seseorang lebih fokus. Agar manfaatnya maksimal, kamu perlu mengikuti takaran minum kopi yang tepat. Segini jumlahnya.

Kopi digemari bukan hanya karena rasanya enak, melainkan juga karena manfaatnya. Salah satu manfaat minum kopi yaitu dapat meningkatkan fungsi otak, sekaligus membuat seseorang lebih fokus.

Namun, hal ini hanya bisa dirasakan jika kopi diminum dalam jumlah yang tepat. Minum kopi dalam batasan wajar dapat memberikan manfaat, sekaligus mengurangi semua risiko penyakit.

Jika ingin mendapatkan manfaat kopi untuk meningkatkan fungsi otak, kamu perlu memperhatikan takarannya. Jangan sampai berlebihan.

Untuk mengetahui manfaat kopi bagi fungsi otak sekaligus takarannya, simak penjelasan berikut ini yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Hubungan antara kopi dan otak

Kopi merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein. Kafein pada kopi dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dalam beberapa cara.

Efeknya diyakini berasal dari cara kafein berinteraksi dengan reseptor adenosin. Adenosin adalah neurotransmitter di otak yang dapat mendorong seseorang untuk tidur. Adenosin biasanya menumpuk pada siang hari, dan akhirnya membuat seseorang mengantuk saat sudah jam tidur.

Namun, karena adenosin dan kafein punya struktur molekul serupa, ketika kafein hadir di otak, ia akan bersaing dengan adenosin untuk berikatan dengan reseptor yang sama.

Kafein tidak memperlambat kerja neuron seperti halnya adenosin. Ia justru mencegah adenosin memperlambat aktivitas saraf.

Kafein juga menyebabkan peningkatan entropi otak. Entropi ini yang penting untuk fungsi otak. Peningkatan entropi menunjukkan kemampuan seseorang untuk memproses lebih tinggi. Kafein dapat meningkatkan fungsi otak dalam beberapa aspek, termasuk suasana hati, reaksi, kewaspadaan, dan perhatian.

2. Seberapa banyak kopi bisa diminum?

Agar efek kafein dapat maksimal, kamu perlu minum kopi dalam takaran pas.

Menurut sebuah studi otak manusia berusia antara 45 dan 74 tahun. Studi tersebut membandingkan empat kelompok orang yang mengaku rutin minum kopi. Mulai dari yang suka minum kopi kurang dari satu cangkir per hari, 1-2 cangkir per hari, 3-4 cangkir per hari, hingga 5-6 cangkir per hari.

Studi itu menemukan, mereka yang terbiasa minum kopi tiga sampai empat cangkir per hari, memiliki struktur otak paling kuat. Hal ini ditandai dari beberapa faktor termasuk ketebalan kortikal.

Namun, penelitian ini masih belum sempurna. Para penulis mencatat, penelitian ini dilakukan pada kelompok yang relatif kecil dan homogen. Penelitian ini juga menunjukkan mereka yang minum lebih banyak kopi cenderung lebih sehat dan berpendidikan tinggi.

Penelitian lain yang diunggah BMJ Publishing Group Limited juga menyebut takaran yang baik untuk mendatangkan efek ini kurang lebih 200 sampai 400 mg kopi per hari.

3. Kesimpulan

Penelitian menunjukkan minum kopi dalam batas 3-4 cangkir per hari mampu memperbaiki struktur otak. Namun, jenis kopi dan waktu minum kopinya juga perlu diperhatikan.

Pastikan mengurangi konsumsi kafein pada pagi hari karena bisa berdampak negatif pada kesehatan otak. Kamu juga perlu berhenti meminumnya jika sudah merasa gelisah, cemas, atau jantung berdebar dengan kencang.

Kopi juga bukan satu-satunya hal yang bisa meningkatkan fungsi otak. Banyak cara lain yang bisa dilakukan sehari-hari untuk mendukung kesehatan otak. Misalnya dengan cukup tidur, tetap aktif, dan mempelajari hal-hal baru. (Dari berbagai sumber/ Nia Dwi Lestari).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Mengenal Sosok Detektif Jessica, Dari Kasus Perselingkuhan Hingga Pencarian Orang

8 May 2024 - 07:23 WIB

Usia Terlalu Muda Atau Terlalu Tua Salah Satu Penyebab Risiko Kehamilan Tinggi

19 April 2024 - 11:06 WIB

Peran Terapi Okupasi Dalam Wujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

5 April 2024 - 07:52 WIB

Berikut Daftar Negara yang Dianggap Berbahaya untuk Dikunjungi di Tahun 2024

20 December 2023 - 08:07 WIB

Minuman Kolagen Sering Dikritik, Dokter Ungkap Kandungan yang Terbukti Maksimal untuk Merawat Kulit

20 December 2023 - 04:49 WIB

3 Jenis Buah yang Tidak Cocok untuk Diet, Bisa Buat Berat Badan Naik

20 December 2023 - 03:37 WIB

Trending di Headline