Berita Website– Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga Ananda Nabil Malik Al Jabbar, siswa kelas III B SD Negeri 031 Balikpapan Utara, Sabtu (1/8/2026). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD Ketut Karton, datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga yang tengah berduka setelah kehilangan dua anggota keluarga dalam waktu yang berdekatan.
Duka bermula dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jumat (31/7/2026). Dalam peristiwa tersebut, Nabil Malik Al Jabbar meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara ayahnya, Taruno, mengalami luka serius dan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Namun, saat Disdikbud Balikpapan berada di rumah duka, keluarga kembali menerima kabar duka. Taruno dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dideritanya dalam kecelakaan tersebut.
Peristiwa itu membuat suasana duka semakin mendalam bagi keluarga besar almarhum.
Atas nama keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ananda Nabil Malik Al Jabbar dan ayahandanya, Bapak Taruno. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah keduanya, melimpahkan rahmat-Nya, serta menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Irfan.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Menurut Irfan, kepergian Nabil tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi sekolah serta dunia pendidikan di Kota Balikpapan. Almarhum dikenal sebagai siswa SD Negeri 031 Balikpapan Utara yang masih duduk di bangku kelas III dan memiliki masa depan yang masih panjang.
Disdikbud Balikpapan, lanjutnya, turut mengajak seluruh insan pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan hingga peserta didik untuk mendoakan almarhum beserta ayahnya.
“Kami berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Semoga doa dari seluruh masyarakat menjadi penguat bagi keluarga,” katanya.
Kunjungan takziah tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Balikpapan terhadap keluarga besar dunia pendidikan yang sedang mengalami musibah, sekaligus mempererat rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan pendidikan.



