Berita Website – Ratusan pesepeda dari berbagai daerah mengikuti M112 Ngalam Folding Bike di Kota Malang pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang.
M112 tidak hanya menjadi agenda komunitas sepeda lipat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan berbagai potensi Kota Malang kepada peserta yang datang dari luar daerah.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan M112 yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui kedatangan peserta dari berbagai wilayah.
“Dan tentunya ini adalah menjadi satu kebanggaan kami dan masyarakat Kota Malang. Karena kedatangan dari ibu bapak sekalian di Kota Malang ini, tentu juga akan membuat kemungkinan efek yang akan dirasakan oleh warga Kota Malang,” ujar Wahyu.
Menurutnya, peserta dapat memperoleh pengalaman berolahraga sekaligus menikmati berbagai keindahan yang ditawarkan Kota Malang.
“Karena ibu bapak sekalian dari beberapa dunia juga di Indonesia ini datang di Kota Malang. Untuk bisa selain menikmati keindahan Kota Malang, juga kesehatannya juga didapatkan dengan berlaga,” katanya.
Wahyu juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap berhati-hati selama mengikuti rute yang telah disiapkan panitia.
“Hati-hati di jalan, taati aturan, dan semoga kita selamat mulai dari start sampai dengan ke finish. Selamat bersepeda dan menikmati Kota Malang yang mbois ini,” tuturnya.
Peserta Nikmati Beragam Lanskap Kota Malang
Salah satu peserta M112, Rheynov Alfian Utama, merupakan pesepeda asal Banyuwangi yang kini menetap di Malang untuk bekerja.
Ia mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan Ngalam Folding Bike. Pengalaman tersebut menurutnya cukup menarik karena rute yang ditempuh ternyata tidak sepenuhnya datar.
“Kesannya sangat seru dan ini saya pertama kali ikuti ini. Sebelum-sebelumnya belum pernah. Saya kira tadi rute-nya flat semua, tapi banyak yang nanjak-nanjak semua gitu. Seru sih,” ungkap Rheynov.
Meski harus menghadapi sejumlah tanjakan, Rheynov tetap menikmati perjalanan. Ia menilai rute M112 menyuguhkan pemandangan yang beragam dan membuat perjalanan menjadi lebih menarik.
Beberapa kawasan yang dilewati antara lain sungai, jembatan, persawahan, hingga area dengan latar pegunungan.
“Ada mas tadi kita beberapa melewati sungai, ada jembatan juga. Terus sawah-sawah juga banyak. Terus view-nya banyak pegunungan juga gitu mas,” ujarnya.
Rheynov berharap agenda serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun berikutnya. Ia bahkan berharap dapat kembali ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Pesannya supaya dilanjutkan lagi dan diteruskan. Mudah-mudahan untuk ke depan ada lagi sih mas gitu. Supaya bisa ikut lagi gitu,” kata Rheynov.
Panitia Siapkan M-Series Berikutnya
Ketua Panitia M112 Arif Tri Sastyawan menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai.
Ia mengatakan penyelenggaraan M112 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di Kota Malang sekaligus upaya memperkenalkan karakter Kota Malang sebagai kota wisata dan pendidikan.
“Kami menyampaikan amanah dari Bapak Wali Kota Malang, mengucapkan terima kasih dan mengucapkan selamat datang, selamat menikmati Kota Malang, Kota Yang Indah, Kota Pariwisata, Kota Pendidikan,” ujar Arif.
Arif juga mengajak peserta untuk kembali mengikuti M-Series pada pelaksanaan berikutnya. Ia menyebut M113 yang direncanakan berlangsung tahun depan sebagai kesempatan untuk kembali mempertemukan komunitas sepeda lipat dari berbagai daerah.
“Harapan kami ke depan ketika ada event M-series, M113 tahun depan, kami harapkan Om Tante bisa hadir semua. Kami tunggu di Malang,” katanya.
Setelah peserta menyelesaikan perjalanan dan kembali ke Malang City Point, panitia masih menyiapkan sejumlah rangkaian acara. Peserta dapat mengikuti pembagian hadiah serta menikmati hiburan yang telah disiapkan.
“Dan jangan pulang dulu, masih ada doorprize dan tentunya masih ada bintang tamu yang akan menghibur kita pada hari ini,” tutur Arif.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama penyelenggaraan M112. Evaluasi akan dilakukan sebagai bahan perbaikan untuk kegiatan M-Series berikutnya.
Menutup sambutannya, Arif kembali menegaskan semangat kebersamaan yang menjadi bagian dari M112.
“Om Tante semuanya adalah M-family dari M-series Kota Malang,” ujarnya.
Peserta Luar Daerah Bantu Kenalkan Potensi Lokal
Sebelumnya, Ketua Ngalam Folding Bike Misbahul Munir menyampaikan bahwa sekitar 60 persen peserta M112 berasal dari luar Kota Malang.
Peserta tersebut datang dari sejumlah daerah, seperti Surabaya, Yogyakarta, Bandung, hingga Banjarmasin. Kehadiran mereka dinilai menjadi peluang untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Malang.
Selain bersepeda, peserta dapat menikmati destinasi wisata, kuliner, serta produk UMKM selama berada di Kota Malang.
M112 Ngalam Folding Bike pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan olahraga. Kehadiran ratusan pesepeda dari berbagai daerah turut membuka ruang promosi bagi Kota Malang sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat luar daerah.










