Berita Website – Akses masyarakat di tiga desa dalam Kemukiman Buloh Seuma, Kabupaten Aceh Selatan, kembali dapat dilalui setelah Teuku Heru Ajay membiayai perbaikan sementara jembatan yang rusak akibat banjir beberapa bulan lalu menggunakan dana pribadi.
Jembatan di ruas Teupin Tinggi-Buloh Seuma tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Kuta Padang, Desa Raket, dan Desa Gampong Teungoh. Selama mengalami kerusakan, aktivitas masyarakat, termasuk pelajar, petani, pedagang, dan pengguna jalan lainnya, terganggu karena kondisi jembatan dinilai tidak lagi aman untuk dilintasi.
Heru mengatakan, perbaikan sementara dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut untuk beraktivitas sehari-hari.
“Kami tidak ingin masyarakat terus kesulitan. Karena itu kami berinisiatif memperbaikinya menggunakan dana pribadi agar jembatan ini bisa kembali dilalui dengan lebih aman,” kata Heru, Jumat (31/7/2026).
Menurut Heru, jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur distribusi hasil pertanian sekaligus akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat pelayanan pemerintahan.
“Kalau akses ini terputus, dampaknya bukan hanya pada mobilitas masyarakat, tetapi juga terhadap perekonomian warga. Hasil kebun sulit dibawa keluar dan aktivitas sehari-hari menjadi terhambat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pekerjaan yang dilakukan saat ini hanya bersifat sementara untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses transportasi.
Heru berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen agar akses tersebut lebih aman dan tahan terhadap bencana banjir di masa mendatang.
“Harapan kami tentu pemerintah segera membangun jembatan permanen. Apa yang kami lakukan hari ini hanya bentuk kepedulian agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang bergotong royong membantu proses perbaikan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
“Saya berterima kasih kepada semua masyarakat yang ikut membantu. Semangat kebersamaan inilah yang membuat pekerjaan bisa segera diselesaikan,” ucapnya.
Sebelumnya, jembatan penghubung di ruas Teupin Tinggi-Buloh Seuma mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa bulan lalu.
Hingga kini, masyarakat masih menantikan pembangunan jembatan permanen mengingat jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan tiga desa.
Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait terkait tindak-lanjut perbaikan jembatan dimksud.




